Banyak purnama telah kulewatitapi aku lebih suka mendamba pagi hari
Aku tahu kau selalu ada
jadi jangan tanyakan mengapa kumencintaimu
karena aku pun tak tahu
Sering amarah menambah sesak
Amarahku terkadang menyakitimu
Tapi percayalah aku tak membencimu
aku sering cemburu
tapi percayalah bukan untuk menyakitimu
Aku dan kau berbeda
kita memang tak sama
Secara kodrati itu pasti
tapi bicara hati jangan tanya lagi
sudah terpaut, terkunci dan kuncinya hilang entah kemana
dan tak akan kucari.
Kisah kita sudah terlalu dewasa untuk dipermainkan
Bukan cinta kebun binatang
Yang orang lain jadikan pedang untuk bersilat
Mimpi adalah lautan emosiku yang selalu menderu
Tak akan surut seperti pelangi yang terpudarkan oleh malam
Surga kita terlalu kuat untuk dikalahkan
dan kumbang-kumbang nakal
jangan mendekat
sejuta belati beracun menjadi tameng
berhenti berharap!
Sudah terlalu kejam dunia yang tajam menusuk dari segala arah
dan kau tahu sayang, kita adalah pemenang
Jangan ragu, nikmati caraku mencintaimu
karena bilapun aku sederhana bahkan terlalu biasa
aku menghebatkanmu!
Sampai nanti aku tak bernyawa lagi..
By : Putri Vidy
keren puisinya :)
BalasHapuspasti buat orang yang paling istimewa ya :)
itu yang digambar jangan-jangan orang yang ada di puisi nih :P
BalasHapus