Malam ini
Kubayangkan langit mengukir wajahmu
Pun ada angin yang berhembus, rindu namanya
Perlahan dia membelai lalu duduk manja disampingku
Aku menatapnya
Dia lalu kembali sebar
Tak dapat kugenggam rindu namanya
Lalu kau lantas tertawa
Sudah kubilang, dia hanya dapat kita rasakan tanpa perlu direngkuh begitu katamu
Namanya rindu
Dengan dia kita berpagut, dengannya kita menyatu
Walau aku diujung langit dan kau diujung satunya
Kita selalu bisa bertemu
Malam ini, dengan cara masing-masing
Kita menikmati rindu
Angin liar yang behembus, tanpa bisa terdekap
Seperti cahaya yang membias kepada air lalu menjadi pelangi
Malam ini dengan sebuah pelangi, kita menikmati hanyut
lalu kita bilang rindu namanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar